<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!-- If you are running a bot please visit this policy page outlining rules you must respect. http://www.livejournal.com/bots/ -->
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:lj="http://www.livejournal.com">
  <id>urn:lj:livejournal.com:atom1:nurafiati</id>
  <title>-- Menikmati Peran Ibu --</title>
  <subtitle>karena hidup adalah proses perbaikan terus menerus</subtitle>
  <author>
    <name>c a h a y a</name>
  </author>
  <link rel="alternate" type="text/html" href="http://nurafiati.livejournal.com/"/>
  <link rel="self" type="text/xml" href="http://nurafiati.livejournal.com/data/atom"/>
  <updated>2038-01-19T03:14:07Z</updated>
  <lj:journal userid="1136357" username="nurafiati" type="personal"/>
  <link rel="service.feed" type="application/x.atom+xml" href="http://nurafiati.livejournal.com/data/atom" title="-- Menikmati Peran Ibu --"/>
  <link rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/"/>
  <entry>
    <id>urn:lj:livejournal.com:atom1:nurafiati:34486</id>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="http://nurafiati.livejournal.com/34486.html"/>
    <link rel="self" type="text/xml" href="http://nurafiati.livejournal.com/data/atom/?itemid=34486"/>
    <title>[Jelang Dua tahun Hafiz]   Hafiz, Piring dan Buku  </title>
    <published>2038-01-19T03:14:07Z</published>
    <updated>2038-01-19T03:14:07Z</updated>
    <content type="html">Suatu pagi, ibu sedang mencuci piring di dapur. Hafiz datang, mendekati rak piring. Piring keramik bergambar kelinci diambil. "Ayah… ayah…," kata Hafiz. Ibu menjawab, "iya, itu piring ayah." Piring itu memang biasa dipakai ayah. &lt;br /&gt;Piring kelinci diletakkan kembali. Kali ini tangan Hafiz menunjuk piring beling di deretan belakang. "Ibu…ibu…," kata Hafiz kemudian. "Iya, itu piring Ibu," jawab ibu.&lt;br /&gt;Tangan Hafiz kemudian meraih piring kecil berbahan Tupperware. "Hapis," katanya singkat. Ibu tersenyum. "Oo.. yang itu punya Hafiz ya.." Piring itu biasa dipakai Hafiz untuk bermain-main.&lt;br /&gt;Hafiz sudah bisa menunjukkan barang-barang yang biasa dipakai orang-orang yang biasa ia temui. Bukan hanya piring, tapi juga gelas, baju, dan sepatu.&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;Pagi hari, Hafiz ikut ibu berbelanja ke tukang sayur. Saat tiba, perhatiannya segera tertuju ke ikatan plastik berisi kerupuk di gerobak sayur. "Buku.. buku…" kata Hafiz sambil tangannya memegang plastik kerupuk.&lt;br /&gt;"Hafiz mau kerupuk?" Tanya Ibu. Hafiz mengangguk. Plastik kerupuk itupun berpindah tangan.&lt;br /&gt;Lain waktu, Hafiz bermain di halaman depan rumah. Seekor kupu-kupu terbang melintas, dan hinggap di salah satu bunga. "Buku.. buku…" kata Hafiz sambil menatap kupu-kupu. Ibu menyahut, "Iya, itu kupu-kupu."&lt;br /&gt;Di dalam rumah, jika ibu sedang menulis di buku, Hafiz mendekat. "Buku…buku…" kata Hafiz sambil berusaha meraih buku di meja. Ibu memberikan buku tulis beserta pulpennya. Hafiz kemudian meletakkannya di lantai dan mulai mencorat-coret.&lt;br /&gt;Bukan hanya kata buku yang punya arti ganda kalau diucapkan Hafiz. Kata "semu" bisa berarti semut atau jemur. Tergantung pada kondisi saat itu, dan apa yang Hafiz tunjuk atau lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cibeureum, 10 April 2006</content>
  </entry>
</feed>
